03 March 2022

My Style

    Lama jugalah aku nak figure apa gaya aku dan lepas bertahun - tahun, aku baru tahu apa gaya aku.

    Bagi akulah, gaya aku grunge walaupun aku tak dengar grunge music macam Nirvana dan seangkatannya, aku dengar indie, pop, psychedelic dan rock. Aku tak adalah ambil bulat - bulat, I put my spin on it, it's my take of grunge so don't call me a poser or whatever. Aku suka pakai skinny jeans dan denim jacket macam trucker dan aku suka pakai high-tops dan boots. Aku suka juga pakai blazer, varsity jacket atau rugby shirt dengan skinny jeans. Ni lebih kepada preppy tapi aku panggil preppy grunge. Aku tak suka preppy yang letak sweater atas bahu tu, phony gila. Anyway, tapi selalunya aku pakai T-shirt dengan shirt atau hoodie dengan skinny jeans. Ni eclectic, kadang - kadang ada element western, kadang - kadang ada element hipster (no, I don't call or consider myself a hipster).

    Dekat hometown aku, gaya aku agak "out there" sebab tu orang selalu pandang pun padahal aku rasa macam biasa saja. Dekat KL, tak ada siapa akan pandang aku and that's what I like. Kau boleh dress up from head to toe, dripped with Versace but no one's gonna bat an eye because you're in a ocean of humans. Jadi, dekat sini, aku kena tone down supaya tak kena kecam. Aku kena pakai something yang tak flashy sangat dan gaya pun kena basic dan simple saja.

    Anyway, ada satu hari tu, aku saja tengok beg Jacquemus and guess what? I found my dream bag! Harga RM2000+++ tapi berbanding dengan brand lain, that's more acceptable. Aku menyesal gila sebelum ni, aku tak tunggu sampai sale, aku beli saja full price. Kalau tak, aku dah save beribu. Tu tak termasuk lagi dengan purchase yang aku regret. Kalau tak, aku dah boleh beli and it'd be my first designer bag. Tapi tulah, aku nak beli boots Versace tu lagi. Aku harap sangat beg tu akan ada lagi bila aku ada duit nanti. The style and the colour are perfect!

Jacquemus Le Baneto camera bag in green.